Hembusan angin menjamak tubuh indah gadis penjual rokok
Berlenggak lenggok menjajakan sebungkus manis asap tembakau
Bagai elang melihat mangsa
Tatapan mata lelaki menggerayangi sekujur tubuh indah menggoda
Kadang ia risih, namun tak ada pilihan ketika sudah berada dihadapan
Demi target perusahaan yg diemban, mereka pun berjalan diantara mata elang
Senyum manja mencoba menggoda, harum parfum menghantarkan nafsu dunia
Hingga sebungkus rokok berganti dengan lembar harapan, disertai senyuman manis tanda kebahagiaan
Engkau gadis penjual rokok, jaga selalu indahmu, jaga selalu semangatmu
Jangan ragu berkata tidak pada goda hina para mata elang
Yang menganggapmu sebagai objek dari sebuah keindahan
Gadis penjual rokok sungguh mempesona
Hadirnya bagai air jernih ditengah keruhnya keadaan
Bagai pemanis disaat pahit
Ibarat putih diantara hitam
Tak ada yg tak melihat gadis penjual rokok berjalan
Bak hijau daun dipadang pasir yg gersang
Panas matahari tak dirasa, ketika betis mulus berjalan sekali lagi
Berganti pembeli dengan cara sama
Hingga akhirnya mata elang pun dianggap biasa
Gadis penjual rokok tak kenal lelah, rela berlama-lama dalam keadaan yg sama
Demi sebuah kata dari yg namanya usaha


0 komentar:
Posting Komentar